Bahas Nasib Kios Sekundang Bupati Gusnan Mulyadi Berkunjung ke Kementerian
SiberZone.id, Bengkulu Selatan - Untuk membahas nasib kios Sekundang, Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi berkunjung ke Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI. Gusnan menemui Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Audiensi tersebut, untuk meminta saran dan dukungan upaya penyederhanaan rantai distribusi program Kios Sekundang.
“Dalam waktu dekat, saya minta pihak terkait dan OPD teknis mengagendakan pertemuan dengan Indomaret dan Alfamart. Pertemuan ini untuk membahas hal yang terkait dengan menciptakan kemandirian pangan melalui keterpaduan hulu hilir berbasis pertanian. Kemudian, korporasi petani dan konservasi ekosistem untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan cadangan pangan nasional,” kata Gusnan.(07/06/2022)
Pemkab BS sejak beberapa waktu lalu tengah merintis program digitalisasi warung-warung tradisional milik masyarakat melalui program Kios Sekundang. Hanya saja, masih ada saja kendala yang dihadapi. Salah satunya yaitu, panjangnya rantai distribusi, sehingga menyebabkan tingginya harga pokok penjualan. Hal ini berakibat pada ketidakmampuan para pedagang warung untuk bersaing dengan harga yang ditawarkan oleh gerai raksasa.
Dijelaskan Gusnan Mulyadi, Kios Sekudang merupakan program ekonomi kerakyatan yang sekarang sedang berjalan pengaplikasinanya dibeberapa warung milik masyarakat. Namun, program ini masih terkendala panjangnya rantai distribusi dari mitra bacoel.com sebagai distributor. Solusi akan selalu dicari untuk menentukan nasib Kios Sekundang.
“Warung-warung kecil masyarakat sekarang sudah banyak kalah bersaing dengan retail raksasa dengan sistem digital dan modern. Namun, menjamurnya retail modern ini tidak serta merta mendukung ekonomi kerakyatan. Oleh sebab, itu demi memutus rantai konglomerasi dan menumbuhkan kembali geliat ekonomi perdagangan pada tingkatan masyarakat menengah ke bawah. Harus memodernkan warung masyarakat dengan konsep digital,” sebut Gusnan. (Adv)
- 320085 views