Siswa Berperstasi Bebas Pilih Sekolah di PPDB 2024/2025
Siberzone.id - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024/2025 akan dilakukan diminggu terakhir bulan Juni 2024.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu A. Gunawan melalui Denny Apriansyah, selaku Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Bengkulu mengatakan saat ini PPDB masih dalam pembahasan juknis Peraturan Walikota (Perwal) dan saat ini masih mengacu pada Pemendikbud No 1 Tahun 2021.
"Insyallah schedule PPDB di bulan Juni pada minggu terakhir, nanti kita akan ekspos bersama rekan-rekan media, untuk sekarang kita akan rapat dulu dengan MKKS dan Forum Kepala Sekolah terkait juknis PPDB ini," ucap Denny saat diwawancarai, Jumat (03/05/2024).
Dikatakan Denny, perserta didik yang ingin masuk dibagi beberapa cara, yakni bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP) komposisinya yaitu, 50% untuk kuota siswa berdasarkan zonasi, 15% kuota afirmasi siswa tidak mampu, 5% untuk kuota ikut pindah kerja orang tua, dan 30% untuk siswa berprestasi.
"Untuk siswa berprestasi dibebaskan Zonasi, mereka bebas pilih sekolah dimanapun yang mereka inginkan, seperti SMP 1, SMP 2, atau SMP 4, tetapi untuk siswa SD, 70% masih berpatokan pada sistem zonasi," jelas Denny.
Dijelaskan Denny, untuk kategori afirmasi yakni siswa tidak mampu statusnya bisa dikatakan setengah bebas zonasi, dengan dibuktikan syarat keluarganya terdaftar di Data Terpadu Kesehjatraan Sosial (DTKS) dan Program Keluarga Hatapan (PKH), sedangkan untuk Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tidak berlaku lagi kecuali sisiwa tersebut memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP).
"Kategori afirmasi ini artinya anak tersebut berasal dari keluarga tidak mampu, dan siswa tersebut wajib diterima oleh sekolah tempat dirinya mendaftar, seperti contohnya dia berdomisili di Rawa Makmur jangan mengikuti zonasi di daerah lain tentunya akan memakan ongkos ke sekolah, sehingga sebaiknya siswa tersebut bersekolah di zonasi paling dekat dengan rumahnya," tutupnya.
Reporter : Erein Andani
Editor : Nur leli
- 250033 views